Semua orang sering melakukan kebohongan, hanya untuk mendapatkan suatu yang diinginkan, ataupun menutupi sesuatu yang tidak ingin di ketahui orang lain ataupun hal lain sebagainya. Kebohongan sudah kebiasaan orang-orang dan tidak mempedulikan apakah itu dosa ataupun tidak. Ada orang yang mengatasnamakannya untuk kepentingan bersama, tapi nyatanya hanya untuk segelintir orang. Lagipula jika itu kepentingan bersama apakah itu diperbolehkan dalam agama kita (Islam). Apakah kalau tidak berbohong akan membuat kita mati atau membuat orang mati, tidak kan?. Pikirkan lah kawan, janganlah kamu berbohong, karena jika kamu di bohongi kamu tidak mau kan!. Janganlah berbohong, walaupun jika kamu melakukan perbuatan yang jujur ada resikonya, entah itu di cemooh orang, entah kamu diancam orang, entah kamu akan mendapatkan sesuatu yang buruk dan lain sebagainya. Ingatlah kawan bohong adalah tanda-tanda orang munafik.

Akupun juga pernah berbohong, berbohong pada kedua orang tua, pada teman-temanku, kepada orang lain karena hanya takut. Takut orang lain mengetahui kesalahan ku ataupun menutupi sesuatu hal lainnya. Aku jadi tahu dan mengerti, aku bohong karena hanya takut. Ketakutan lah yang membuatku berbohong. Jadi aku ingin menjadi orang berani, supaya tidak berbohong dan menegakkan kebenaran.
Walaupun berbohong ada yang di perbolehkan, tetapi jika di luar hal tersebut kamu janganlah berbohong. Walaupun untuk kepentingan bersama. Mulailah menjadi jujur dan pemberani untuk menegakkan kebenaran. Jangan hanya berani ngomong sesuatu yang tidak ada manfaatnya, jangan hanya berani karena hanya untuk membuat derajatmu lebih tinggi. Tapi beranilah untuk menegakkan kebenaran.